Kripto Indonesia

Gejolak Ekonomi AS Agustus 2025: Apa Dampaknya ke Pasar Kripto?

07 August 2025 07:53

Gejolak Ekonomi AS Agustus 2025: Apa Dampaknya ke Pasar Kripto?

Agustus 2025 menjadi bulan yang penuh gejolak bagi pasar global, termasuk dunia kripto. Sejumlah kebijakan ekonomi Amerika Serikat, mulai dari tarif perdagangan baru hingga peringatan resesi, memicu fluktuasi besar di berbagai sektor — termasuk aset digital seperti Bitcoin, Ethereum, dan altcoin lainnya.

1. Tarif Baru AS: Ketegangan Perdagangan Meningkat

Pemerintah AS secara mengejutkan menaikkan tarif impor terhadap 66 negara, termasuk India, dengan tarif mencapai 50% karena kebijakan impor minyak dari Rusia. Ini membuat harga minyak global diprediksi naik antara $6–11 per barel, memicu kekhawatiran inflasi global.


Dampak ke Kripto:

  • Investor cenderung mencari aset lindung nilai saat terjadi ketegangan global — dan Bitcoin sering menjadi pilihan utama.

  • Namun, likuidasi aset berisiko saat pasar panik bisa menekan harga kripto dalam jangka pendek.


2. Peringatan Resesi dari Ekonom Ternama

Lembaga seperti Moody’s mulai mengeluarkan peringatan serius soal potensi resesi di AS, menyusul data pekerjaan yang lemah dan inflasi yang membandel.

Dampak ke Kripto:

  • Resesi bisa memperlambat adopsi dan investasi institusi terhadap aset digital.

  • Namun, bila Federal Reserve menurunkan suku bunga lebih cepat, kripto bisa mendapat dorongan naik karena kondisi likuiditas yang lebih longgar.


3. Risiko Gelembung AI: Ledakan Investasi atau Bom Waktu?

Belanja besar-besaran pada pusat data dan AI kini melampaui belanja konsumen AS. Banyak pihak khawatir ini akan menciptakan gelembung baru dalam ekonomi digital.


Dampak ke Kripto:

  • Jika gelembung AI pecah, bisa terjadi rotasi modal ke alternatif spekulatif — termasuk kripto.

  • Namun, kepanikan di sektor teknologi bisa menular ke pasar aset digital juga.


4. Volatilitas Pasar Saham dan Korelasinya dengan Kripto

S&P 500 dan Nasdaq anjlok menyusul pengumuman tarif. Pasar AS mengalami volatilitas tertinggi sejak Mei 2025.

Dampak ke Kripto:

  • Karena kripto masih berkorelasi positif dengan saham teknologi, tekanan di Nasdaq bisa menekan harga Bitcoin.

  • Tapi saat kepercayaan pada sistem keuangan tradisional goyah, investor bisa berpindah ke aset non-tradisional seperti kripto.


Waspada Tapi Siap Ambil Peluang

Ekonomi global saat ini berada di persimpangan: inflasi, geopolitik, ancaman resesi — dan semuanya bisa mendorong pasar kripto ke arah ekstrem. Baik itu bullish breakout atau crash mendadak, investor harus siap dengan strategi.

Jika kamu sedang berinvestasi atau trading kripto, pantau terus berita makroekonomi global, karena efeknya ke kripto bisa datang secara langsung maupun tidak langsung.





Lembaga BitMine dan Miliarder Crypto Siap Suntik Dana Besar untuk ETH

Lembaga BitMine dan Miliarder Crypto Siap Suntik Dana Besar untuk ETH

13 August 2025 06:27

New York, AS — Industri kripto kembali diguncang kabar bes…

Paxos Ajukan Lisensi Bank ke Regulator AS: Langkah Strategis Menuju Keuangan Digital Teregulasi

Paxos Ajukan Lisensi Bank ke Regulator AS: Langkah Strategis Menuju Keuangan Digital Teregulasi

13 August 2025 06:37

Washington D.C., AS — Paxos, perusahaan infrastruktur bloc…

Saham COIN: Empat Hari Naik Beruntun, Keuntungan 3x Lipat Sudah Tercapai

Saham COIN: Empat Hari Naik Beruntun, Keuntungan 3x Lipat Sudah Tercapai

15 July 2025 06:43

Saham COIN milik PT Indokripto Koin Semesta Tbk resmi melantai d…

Apa yang akan terjadi setelah Altsession di Kripto?

Apa yang akan terjadi setelah Altsession di Kripto?

10 August 2025 06:49

Altseason adalah period…